Terkini


Gumelar- Satgas penanggulangan Covid-19 Kecamatan Gumelar siapkan Tim Pemantau Pelaksanaan Kegiatan Peringatan Hari Raya Iduladha. Kesiapan ditandai dengan apel persiapan pemantauan Iduladha 1442 H tingkat Kecamatan Gumelar, Senin (19/7) di halaman kantor Kecamatan Gumelar.

Apel dipimpin oleh Kapolsek Gumelar AKP. Hidayat, S.I.P diikuti oleh anggota Koramil Gumelar, Polsek Gumelar, tim pemantau dari kecamatan, serta beberapa organisasi seperti Pemuda Pancasila, Kokam dan Banser.

Kapolsek Gumelar menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan kegiatan yang akan dimulai pukul 8 malam nanti.

"Ini adalah rangkaian kegiatan pemantauan Iduladha. Kenapa disebut rangkaian, karena kegiatan dimulai malam ini memantau pelaksanaan takbir, kemudian memantau ada atau tidaknya yang melaksanakan salat Id, lalu pemantauan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, hingga saat pembagian daging kurban,"jelasnya

Menurutnya, kegiatan pemantauan merupakan upaya untuk memutus rantai penyebaran virus Korona di wilayah Kecamatan Gumelar.

"Kita berupaya semaksimal mungkin agar jangan sampai ada kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan dalam menyambut Iduladha agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 selepas perayaan Iduladha,"terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan agar tim yang berada di wilayah untuk bertindak secara humanis jika menemui ada pelanggaran. 

"Apabila ada hal yang tidak bisa diatasi untuk berkoordinasi dengan tim kecamatan,"tambahnya.

Rangkaian kegiatan pemantauan Iduladha ini merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Bupati Banyumas yang dilaksanakan melalui zoom meeting pada Minggu 18/7.(wizteguh)

#humaspemkabbanyumas 

#bupatibanyumas

#ppkmdarurat

#iduladha2021 

#gumelar

#kabargumelar

#banyumas

#takbiran

#idulqurban 

#kurban

 



Kabar Gumelar- Bupati Banyumas, Achmad Husein mengeluarkan Instruksi Bupati (INBUP) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disesase 2019 (COVID-19) di Kabupaten Banyumas.

Ada 26 poin dalam instruksi tersebut guna mengatur berlakunya PPKM Darurat yang akan dimulai pada 3 Juli 2021. Diantara instruksi itu, ada poin yang mengatur tentang jam operasional toko dan pasar tradisional, kegiatan keagamaan, kegiatan olahraga serta mengatur pelaku perjalanan domestik.

Berikut beberapa poin yang tertulis dalam Instruksi Bupati Banyumas Nomor 360/3481/ Tahun 2021 tersebut :

Pada poin kelima bupati meminta agar supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20,00 waktu setempat, dengan kapasitas pengunjung 50% serta untuk apotik dan toko obat dapat buka selama 24 jam.”

Disebutkan dalam poin keenam, pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berada pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in).

Sementara pada poin ketujuh mengatur tentang kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses untuk restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan memperhatikan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Diktum kelima dan Diktum keenam.

Lebih lanjut, terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan diatur dalam poin kesembilan. Di mana bupati menginstruksikan agar kegiatan keagamaan di tempat ibadah (masjid, musala, gereja, pura, vihara dan klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) dialihkan ke rumah sementara.

Pada poin kesebelas disebutkan bahwa kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) ditutup sementara.

Terkait pelaksanaan akad nikah, diatur dalam poin ketiga belas. Bupati menginstruksikan agar akad nikah, pemberkatan nikah, upacara nikah, dan/prosesi pernikahan dilaksanakan di Kantor Urusan agama (KUA) atau Kantor Catatan Sipil paling banyak 10 (sepuluh) orang tanpa adanya khajatan atau resepsi.

Selanjutnya pada poin keempat belas diatur mengenai pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (bis dan kereta api) diharuskan :

a.       a. Menunjukan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama)

b.       b. Menunjukkan hasil tes antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan ;

c.       c. Ketentuan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b hanya berlaku untuk kedatangan dan keberangkatan dari dan ke wilayah Kabupaten Banyumas serta tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi

d.       d. Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

Intruksi Bupati Banyumas bertanggal 2 Juli 2021 tersebut berlaku mulai pada tanggal ditetapkan. (Wizteguh)

 

 


Gumelar- Sebanyak 156 orang melakukan vaksinasi massal Covid-19 di halaman Kantor Kecamatan Gumelar, Sabtu 26/6.

Vaksinasi diselenggarakan oleh Polresta Banyumas melalui Polsek Gumelar dengan tenaga medis dari Puskesmas Gumelar dalam rangka memperingati HUT ke-75 Bhayangkara.

Camat Gumelar, Arif Triyanto, S.Sos menuturkan bahwa antusiasme warga mengikuti vaksin sangat tinggi, terbukti dari kuota 150, ternyata yang berminat melebihi kuota.


“Alhamdulillah untuk hari ini, ada 156 warga yang divaksin. Terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya,” katanya didampingi Kapolsek Gumelar AKP. Hidayat dan Kapten Cba. Budi Priyatno, Danramil 14 Gumelar.

Lebih lanjut, Arif juga mengingatkan warga yang telah divaksin dosis pertama untuk datang pada vaksin dosis kedua pada 24 Juli 2021 mendatang. Dia juga berpesan agar warga yang sudah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Vaksin ini bukan berarti sudah kebal terhadap Covid-19, tetap jaga protokol kesehatan. Dan warga Gumelar kami berharap dari Forkompincam, gotong-royong, saling mengingatkan, eling-tineling antar tetangga,” ungkapnya.

Proses vaksinasi sendiri tidak memakan waktu yang lama, namun setelah disuntik vaksin, warga harus menunggu di ruang observasi selama 30 menit untuk memastikan tidak ada keluhan terhadap kesehatannya.


Menurut Yusuf (46) salah seorang peserta vaksinasi, hingga 30 menit usai di ruang observasi, ia merasa baik-baik saja.

“Tadi saat divaksin ya kaya disuntik biasa ngga merasa sakit. Sekarang ini sudah selesai dan boleh pulang alhamdulillah tidak ada gejala apa-apa,”katanya.

Dia juga menjelaskan alasannya mengikuti vaksinasi massal adalah salah satu bentuk ikhtiar agar terhindar dari tertular virus Korona.


“Sebagai manusia, segala sesuatu kita itu harus menjaga. Namanya orang kan ngga tau, karena pandemi bisa menular kapan dan di mana saja, selain itu sebagai warga negara ya kita harus ikuti anjuran pemerintah, termasuk penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Kegiatan vaksinasi massal yang dimulai pukul 8 pagi ini selesai pada pukul 1 siang dengan penjagaan penerapan protokol kesehatan yang ketat dari Satuan Tugas Covid-19 Kecamatan Gumelar.(wiz)


Klik untuk tonton video

 

 

 




Gumelar- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas dengan menggunakan mobil water cannon lakukan penyemprotan disinfektan di jalan raya Gumelar, Selasa 15/6.

Penyemprotan disinfektan dilakukan guna mencegah penyebaran virus Korona, seiring ditemukannya kasus positif Covid-19 di dua Rukun Tetangga (RT) di Grumbul Tlewah Desa Gumelar. Saat ini dua RT tersebut sedang dilakukan mini lockdown sejak Minggu 13 Juni lalu.

Penyemprotan dibagi menjadi dua tim yang terdiri dari tim Polresta Banyumas dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas.

"Tim dari Polresta menyemprot mulai dari pasar Gumelar melalui jalan raya terus ke selatan ke arah Ajibarang," kata Camat Gumelar, Arif Triyanto saat apel persiapan penyemprotan.

"Selanjutnya, tim dua menyemprot dari pertigaan Karanganyar ke arah utara sampai di Desa Samudra," tambahnya.

Selain dari jajaran Polresta, BPBD Banyumas dan Forkompincam Gumelar, turut bergabung sejumlah relawan diantaranya Tagana, Pramuli, Lazismu, Banser dan Dompet Dhuafa.(wiz)


Kabar Gumelar - Minggu pagi, 6 Juni 2021 di pelataran rumah salah seorang penyair Banyumas, Riswo Mulyadi, di Desa Cihonje Kecamatan Gumelar. Jaringan Sastra Pinggir Kali (Jaspinka) menggelar Sedekah Sastra kepada Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama - Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas.

Kegiatan ini diikuti 36 peserta dari Pengurus PAC dan 10 perwakilan Ranting IPNU-IPPNU se-Kecamatan Gumelar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan
Sebagai pemateri Eddy Pranata PNP, Presiden Penyair Banyumas Raya dan Riswo Mulyadi.
Pelatihan teknik dasar jurnlistik dan menulis puisi berjalan sumringah. Beralas tikar, para peserta dibimbing untuk langsung praktik menulis berita dan puisi. Baik peserta maupun pemateri, nampak komunikatif dan semedulur.





Karya yang ditulis peserta sebagian langsung diapresiasi oleh pemateri, dikritik dan diberikan saran perbaikan.
Pelatihan ini akan berlanjut dengan pengumpulan karya peserta pelatihan untuk dikurasi oleh pemateri dan diarsipkan dalam buku antologi.
"Semoga terwujud," harap Ainun Fajriani, Ketua PAC IPPNU Gumelar dalam sambutannya.



Gumelar- Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono meresmikan wisata desa hutan adat Tembak Sela di Desa Samudra Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas, Sabtu 29/5.


Hadir dalam acara tersebut, Camat Gumelar Arif Triyanto beserta Kapolsek Gumelar AKP. Hidayat yang didampingi oleh Kepala Desa Samudra Kristiono.



Acara bertajuk 'Temu wisata desa wisata se- Kabupaten Banyumas' ini dihadiri oleh para pegiat wisata dan Pokdarwis dalam wilayah Kabupaten Banyumas.

Tembak Sela digadang menjadi lokasi wisata budaya dan religi yang diinisiasi oleh pemerintah desa Samudra dan dikelola oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Samudra.

Di hutan adat Tembak Sela, ada dua makam yang konon merupakan makam dari para prajurit kerajaan Majapahit dan Pajajaran.

Wakil Bupati Banyumas mengapresiasi adanya situs hutan adat Tembak Sela, dan berharap akan berkembang menjadi wisata populer.



Dia mengatakan ada banyak situs bersejarah di wilayah Kecamatan Gumelar, namun perlu diteliti kebenaran sejarahnya.

Lebih lanjut, Sadewo meminta kepada camat Gumelar agar berkoordinasi dengan Pemda untuk terhubung dengan arkeolog supaya semua situs sejarah yang ada di wilayah Kecamatan Gumelar diketahui asal-usulnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sadewo beserta rombongan masuk ke hutan adat tempat beradanya situs makam yang konon merupakan makam prajurit Majapahit dan Pajajaran.(wiz)
.

.
#wakilbupatibanyumas
#sadewotrilastiono
#baladewo
#kabargumelar
#banyumas
#hutanadat
#tembaksela

 

Gumelar - Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Gumelar laksanakan Salat Idulfitri 1442 H di lapangan Desa Gumelar pagi ini, Kamis 13/5.

Pelaksanaan salat Idulfitri berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jamaah mengenakan masker dan menjaga jarak. Usai ibadah, jamaah langsung membubarkan diri tanpa bersalaman.

Penyelenggara salat Id menyediakan tempat cuci tangan dan pengukur suhu tubuh. Selain itu, di pintu masuk juga disediakan masker untuk diberikan kepada jamaah yang tidak memakai masker.



Camat Gumelar Arif Triyanto, S.Sos memberikan apresiasi kepada semua pihak atas pelaksanaan salat Idulfitri dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hal itu disampaikan saat ikrar silaturahmi didampingi oleh Kapolsek Gumelar AKP. Hidayat dan Danramil 14 Gumelar Kapt. CBA Budi Priyatno.

“Terima kasih kepada semua pihak terutama masyarakat yang telah mematuhi peraturan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan pada salat Id kali ini,” katanya.



Arif juga menyampaikan permohonan maaf atas nama dinas maupun pribadi kepada seluruh masyarakat Kecamatan Gumelar.

“Kami dari Forkompincam, saya, pak Kapolsek dan pak Danramil mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1442 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin apabila dalam melayani masyarakat maupun dalam pergaulan banyak kesalahan. Begitu juga jika ada warga masyarakat yang punya kesalahan kepada kami, kami dengan tulus ikhlas memberi maaf,” ungkapnya.



Salat Idulfitri 1442 Hijriah di lapangan Desa Gumelar diselenggarakan oleh Takmir Masjid Besar Miftahul Huda Kecamatan Gumelar, dengan imam salat Ustaz Akhmad Sodik, khotib Narsim Fauzi dan Warlan sebagai bilal. Sementara, ikrar silaturahmi dari tokoh masyarakat oleh Sinung Tri Marhaendro,S.Pd dan perwakilan pemerintah desa, H. Susilo Urip Suprapto, S.Si (Kepala Desa Gumelar). (wizteguh)

 

Kabar Gumelar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget