Terkini



Paningkaban - Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas Erna Achmad Husein beserta tim kabupaten melakukan penilaian lomba UP2KPKK di Desa Paningkaban Kecamatan Gumelar, Senin 13/9.

Erna disambut oleh Ketua TP PKK Kecamatan Gumelar, Novita Arif Triyanto beserta kepala desa dan ketua TP PKK Desa Paningkaban.

PKK Desa Paningkaban masuk 6 besar lomba UP2KPKK tingkat Kabupaten Banyumas.

Penilaian meliputi asministrasi dan kunjungan ke lokasi produk dan kerajinan yang dibuat oleh anggota PKK Desa Paningkaban.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Gumelar, Kapolsek dan Danramil 14 Gumelar.



Kabar Gumelar- Kecamatan Gumelar mendapat peringkat pertama OPD TERJEGOS kategori kecamatan se-Kabupaten Banyumas. Penghargaan diberikan oleh Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein kepada Camat Gumelar Arif Triyanto, S.Sos, di Pendopo Sipanji, Senin, 6/9.

JeGos (Project Management Online System) merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Pemkab Banyumas untuk memudahkan proses manajemen/administrasi pembangunan, sejak dari tahapan planning, organizing, actuating dan cotrolling dari masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Banyumas.

"Terima Kasih buat rekan-rekan semua atas kerjasamanya sehingga Kec Gumelar dapat memperoleh Predikat Juara 1 JeGOS tingkat Kecamatan se-Kabupaten Banyumas. Semoga predikat ini bisa menjadi awal pemicu kita untuk selalu berbuat yang terbaik untuk Gumelar dan masyarakat Gumelar. Sekali lagi terima kasih dan tetap semangat, jangan terlena dengan predikat juara, tetapi selalu berupaya untuk berbuat yang terbaik," kata Camat Gumelar kepada karyawan kantor Kecamatan Gumelar melalui pesan Whatsapp.

Aplikasi JeGos adalah pengembangan dari aplikasi E-Project yang dirancang tahun 2018 dan mulai digunakan pada tahun 2019. (Wizteguh Nugroos)
.
.
#jegos
#humaspemkabbanyumas
#pemkabbanyumas
#gumelar
#terjegos
#kabargumelar
#gumelarhits
#kabargumelardotcom



Gumelar- Mungkin belum banyak yang tahu apa itu Masyarakat Peduli Api atau biasa disebut MPA Bala Sirep Geni (BSG) Kecamatan Gumelar. Menurut Kasro Teguh Sanjaya ketua MPA Bala Sirep Geni, MPA BSG  merupakan organisasi kemasyarakatan di bawah naungan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI binaan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah. Anggota MPA Bala Sirep Geni sendiri merupakan gabungan dari berbagai elemen masyarakat dalam wilayah Kecamatan Gumelar.

Dijelaskan oleh Kasro Teguh Sanjaya, MPA BSG dibentuk di Desa Kedungurang pada 2 Maret 2020 untuk membantu penanganan kejadian kebakaran hutan di wilayah Kecamatan Gumelar. Sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.32 Tahun 2016 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan dan Peraturan Direktorat Jenderal PPI No.3 Tahun 2018 tentang pembentukan dan pembinaan MPA. Pembentukan MPA diperioritaskan pada daerah yang rawan terjadi Karhutla.

“Pada praktiknya kami para relawan bukan hanya membantu penanganan kebakaran hutan saja, tapi juga kami membantu penanganan bencana lain yang terjadi di wilayah Kecamatan Gumelar,” ungkap Karso.

Demi mengoptimalkan kinerja MPA Bala Sirep Geni, Karso akan mengusullkan kepada pihak terkait untuk membentuk posko penanggulangan bencana di  wilayah Kecamatan Gumelar.

“Lokasinya mungkin di depan SMP Negeri 1 Gumelar (rumah dinas KRPH Samudra-red),” katanya.

Ia berharap jika nanti sudah ada posko di wilayah Kecamatan Gumelar, masyarakat akan lebih mengenal MPA Bala Sirep Geni.

“Warga melihat posko kan jadi mereka tahu,” lanjutnya.



Setahun berdiri, pada bulan Juli 2021, MPA Bala Sirep Geni mendapat penghargaan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, sebagai juara 2 lomba Wana Lestari kategori Kelompok Masyarakat Mitra Polhut (MPP) dan Masyarakat Pedui Api (MPA).

"Dengan penghargaan ini kami semakin terpacu untuk melakukan yang terbaik bagi Kecamatan Gumelar. Mudah-mudahan ke depan bisa jadi nomor satu," harapnya.

Saat ini sekretariat MPA Bala Sirep Geni berada di Desa Kedungurang Kecamatan Gumelar.

"Tepatnya di rumah pak Waskun Kadus Kedungurang selaku wakil ketua," pungkasnya. (Wizteguh Nugroos)

 



Gumelar - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia tingkat Kecamatan Gumelar dilaksanakan di Aula Singarana, Selasa 17/8.




Sama dengan tahun lalu, upacara dilaksanakan dengan peserta terbatas, yang membedakan kali ini dilaksanakan secara virtual dengan mengikuti upacara yang dilaksanakan di istana negara.






Peserta upacara meliputi Forkompincam Gumelar. karyawan dan staf kantor Kecamatan Gumelar, Kepala KUA, Korwilcam Dindik, Ketua TP PKK Kecamatan Gumelar.

.





#hutri

#upacara

#virtual

#kemerdekaan

#76tahunindonesiamerdeka

#gumelar

#banyumas

#kabargumelar

#kabargumelardotcom

#gumelarhits


Gumelar- Satgas penanggulangan Covid-19 Kecamatan Gumelar siapkan Tim Pemantau Pelaksanaan Kegiatan Peringatan Hari Raya Iduladha. Kesiapan ditandai dengan apel persiapan pemantauan Iduladha 1442 H tingkat Kecamatan Gumelar, Senin (19/7) di halaman kantor Kecamatan Gumelar.

Apel dipimpin oleh Kapolsek Gumelar AKP. Hidayat, S.I.P diikuti oleh anggota Koramil Gumelar, Polsek Gumelar, tim pemantau dari kecamatan, serta beberapa organisasi seperti Pemuda Pancasila, Kokam dan Banser.

Kapolsek Gumelar menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan kegiatan yang akan dimulai pukul 8 malam nanti.

"Ini adalah rangkaian kegiatan pemantauan Iduladha. Kenapa disebut rangkaian, karena kegiatan dimulai malam ini memantau pelaksanaan takbir, kemudian memantau ada atau tidaknya yang melaksanakan salat Id, lalu pemantauan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, hingga saat pembagian daging kurban,"jelasnya

Menurutnya, kegiatan pemantauan merupakan upaya untuk memutus rantai penyebaran virus Korona di wilayah Kecamatan Gumelar.

"Kita berupaya semaksimal mungkin agar jangan sampai ada kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan dalam menyambut Iduladha agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 selepas perayaan Iduladha,"terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan agar tim yang berada di wilayah untuk bertindak secara humanis jika menemui ada pelanggaran. 

"Apabila ada hal yang tidak bisa diatasi untuk berkoordinasi dengan tim kecamatan,"tambahnya.

Rangkaian kegiatan pemantauan Iduladha ini merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Bupati Banyumas yang dilaksanakan melalui zoom meeting pada Minggu 18/7.(wizteguh)

#humaspemkabbanyumas 

#bupatibanyumas

#ppkmdarurat

#iduladha2021 

#gumelar

#kabargumelar

#banyumas

#takbiran

#idulqurban 

#kurban

 



Kabar Gumelar- Bupati Banyumas, Achmad Husein mengeluarkan Instruksi Bupati (INBUP) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disesase 2019 (COVID-19) di Kabupaten Banyumas.

Ada 26 poin dalam instruksi tersebut guna mengatur berlakunya PPKM Darurat yang akan dimulai pada 3 Juli 2021. Diantara instruksi itu, ada poin yang mengatur tentang jam operasional toko dan pasar tradisional, kegiatan keagamaan, kegiatan olahraga serta mengatur pelaku perjalanan domestik.

Berikut beberapa poin yang tertulis dalam Instruksi Bupati Banyumas Nomor 360/3481/ Tahun 2021 tersebut :

Pada poin kelima bupati meminta agar supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20,00 waktu setempat, dengan kapasitas pengunjung 50% serta untuk apotik dan toko obat dapat buka selama 24 jam.”

Disebutkan dalam poin keenam, pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berada pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in).

Sementara pada poin ketujuh mengatur tentang kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses untuk restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan memperhatikan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Diktum kelima dan Diktum keenam.

Lebih lanjut, terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan diatur dalam poin kesembilan. Di mana bupati menginstruksikan agar kegiatan keagamaan di tempat ibadah (masjid, musala, gereja, pura, vihara dan klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) dialihkan ke rumah sementara.

Pada poin kesebelas disebutkan bahwa kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) ditutup sementara.

Terkait pelaksanaan akad nikah, diatur dalam poin ketiga belas. Bupati menginstruksikan agar akad nikah, pemberkatan nikah, upacara nikah, dan/prosesi pernikahan dilaksanakan di Kantor Urusan agama (KUA) atau Kantor Catatan Sipil paling banyak 10 (sepuluh) orang tanpa adanya khajatan atau resepsi.

Selanjutnya pada poin keempat belas diatur mengenai pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (bis dan kereta api) diharuskan :

a.       a. Menunjukan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama)

b.       b. Menunjukkan hasil tes antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan ;

c.       c. Ketentuan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b hanya berlaku untuk kedatangan dan keberangkatan dari dan ke wilayah Kabupaten Banyumas serta tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi

d.       d. Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

Intruksi Bupati Banyumas bertanggal 2 Juli 2021 tersebut berlaku mulai pada tanggal ditetapkan. (Wizteguh)

 

 


Gumelar- Sebanyak 156 orang melakukan vaksinasi massal Covid-19 di halaman Kantor Kecamatan Gumelar, Sabtu 26/6.

Vaksinasi diselenggarakan oleh Polresta Banyumas melalui Polsek Gumelar dengan tenaga medis dari Puskesmas Gumelar dalam rangka memperingati HUT ke-75 Bhayangkara.

Camat Gumelar, Arif Triyanto, S.Sos menuturkan bahwa antusiasme warga mengikuti vaksin sangat tinggi, terbukti dari kuota 150, ternyata yang berminat melebihi kuota.


“Alhamdulillah untuk hari ini, ada 156 warga yang divaksin. Terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya,” katanya didampingi Kapolsek Gumelar AKP. Hidayat dan Kapten Cba. Budi Priyatno, Danramil 14 Gumelar.

Lebih lanjut, Arif juga mengingatkan warga yang telah divaksin dosis pertama untuk datang pada vaksin dosis kedua pada 24 Juli 2021 mendatang. Dia juga berpesan agar warga yang sudah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Vaksin ini bukan berarti sudah kebal terhadap Covid-19, tetap jaga protokol kesehatan. Dan warga Gumelar kami berharap dari Forkompincam, gotong-royong, saling mengingatkan, eling-tineling antar tetangga,” ungkapnya.

Proses vaksinasi sendiri tidak memakan waktu yang lama, namun setelah disuntik vaksin, warga harus menunggu di ruang observasi selama 30 menit untuk memastikan tidak ada keluhan terhadap kesehatannya.


Menurut Yusuf (46) salah seorang peserta vaksinasi, hingga 30 menit usai di ruang observasi, ia merasa baik-baik saja.

“Tadi saat divaksin ya kaya disuntik biasa ngga merasa sakit. Sekarang ini sudah selesai dan boleh pulang alhamdulillah tidak ada gejala apa-apa,”katanya.

Dia juga menjelaskan alasannya mengikuti vaksinasi massal adalah salah satu bentuk ikhtiar agar terhindar dari tertular virus Korona.


“Sebagai manusia, segala sesuatu kita itu harus menjaga. Namanya orang kan ngga tau, karena pandemi bisa menular kapan dan di mana saja, selain itu sebagai warga negara ya kita harus ikuti anjuran pemerintah, termasuk penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Kegiatan vaksinasi massal yang dimulai pukul 8 pagi ini selesai pada pukul 1 siang dengan penjagaan penerapan protokol kesehatan yang ketat dari Satuan Tugas Covid-19 Kecamatan Gumelar.(wiz)


Klik untuk tonton video

 

 

 


Kabar Gumelar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget